Thursday, 19 December 2013

Mari Menanam Sawi

Di keluarga kami, sawi sudah menjadi tanaman yang wajib ada di pekarangan. Sejak awal kami menanam, mulai dari menanam di tanah langsung, di polibag, di pot dan di aquaponik, sawi seolah-olah menjadi tanaman primadona. Berbagai variasi makanan seperti sayur oseng-oseng, sayur bobor, lalapan, campuran bakso, campuran mi godok, dan masih banyak lagi, semuanya menghadirkan sawi di dalamnya. Warnanya yang hijau mengundang nuansa segar dalam masakan.  

Tanaman sawi banyak jenisnya, tapi yang sering menghiasi pasar-pasar atau warung-warung adalah sawi sendok sawi yang pangkalnya besar seperti sendok, sawi bakso sawi yang sering kita jumpai di mangkok saat makan bakso, sawi putih sawi yang warnanya putih, dan masih banyak lagi sebenarnya tapi saya tidak hapal he.....

Dari sekian banyak jenis sawi, sawi bakso dan sawi sendok yang sering kami tanam, kami pernah menanam sawi putih tapi hanya sekali. Cara tanam dari ketiga jenis sawi pada dasarnya sama dan mudah. Lansung ya akan saya bagikan pengalaman saya dalam menanam sawi. Sebagai catatan, penanaman yang akan saya bagikan adalah menanam dengan media pot dan sebenarnya sama untuk polibag.

Persiapan lahan..
Selama ini, tempat atau arena kami menanam kami beri atap berupa plastik anti "UV", sayang harga per meter saya lupa, nota saya cari sudah tidak ada he..., alasan kami yang utama adalah air hujan. Dari pengalaman ketika awal kami mulai menanam, ketika musim hujan, lahan kami hancur karena gerusan air hujan yang begitu deras. Saat musim panas, atap tetap kami pasang karena bisa mengurangi panas yang berlebihan, selain itu juga menjaga tanah agar tidak mengalami penguapan yang berlebihan. Dalam memasang atap, untuk sisi bagian timur dibuat lebih tinggi, dan bagian barat lebih rendah, tujuannya supaya sinar matahari pagi yang masuk bisa mengenai tanaman 100%.

Pot yang kami gunakan.
Untuk media tanam, kami menggunakan campuran pupuk kandang, cocopit, arang sekam padi dengan perbandingan 1:1:1, pot diisi sampai kira-kira menyisakan jarak sekitar 1 cm dari bibir wadah. Pot yang kami gunakan mempunyai ukuran dengan diameter sekitar 20 cm. Selama ini setelah pot diisi media, kami biarkan sambil menunggu persemaian, tapi setiap hari tetap kami siram. Jangan lupa nyari cacing trus dimasukkan he...

Proses penyampuran cocopit, pupuk kandang dan
arang sekam padi. 
Persemaian
Dalam melakukan persemaian, saya kadang menggunakan besek atau wadah yang sudah tidak terpakai dengan media sama dengan yang di pot. Setelah media siap, biji kita sebar merata, kemudian kita tutup dengan ketebalan antara 1-3 cm. Penyiraman setiap hari pagi dan sore dengan menggunakan gembor yang memiliki lubang air lembut supaya persemaian kita tidak rusak. Mungkin lebih baik kalo persemaian terkena sinar mentari pagi.
Terkadang pas lagi males... (kadang-kadang lo he...) biji tidak kami semai ditempat khusus, tapi langsung tanam di pot, tapi... menurut saya hal itu kurang baik, karena terkadang ada biji yang tidak tumbuh, selain itu karena biji sawi yang kecil sehingga untuk mengambil satu biji aja susah...


Persemaian kami.
Penanaman
Setelah 2-3 minggu atau daun sudah berjumlah 3-4 helai, tanaman sudah siap dipindah ke media pot atau yang memiliki akuaponik bisa dipindah ke media tanam. Lebih baik proses penanaman dilakukan pada sore hari sekitar jam 4 - 5, atau matahari sudah mulai tenggelam untuk menghindari layu, dan itu yang selalu kami lakukan. Dalam proses pencabutan tanaman dari persemaian hati-hati ya jangan sampai bagian akarnya putus. Sebelum ditanam lebih baik media di pot disiram dahulu, begitu juga setelah penanaman, untuk akuaponik tentu tidak perlu he...
Sudah siap untuk dipindah ke pot.


Sawi yang baru saja dipindah.

Perawatan
Perawatan untuk tanaman sawi menurut pengalaman kami cukup mudah. Keluarga kami melakukan penyiraman setiap sore, untuk musim hujan kadang dua hari sekali, maklum....matahari jarang "nongol".... Jangan lupa siram pake air kolam kalo ada, air cucian beras atau bahasa kerennya "leri" juga boleh he...
Untuk masalah hama, menanam di pot atau polibag lebih mudah penanganannya. Setiap hari atau ketika menyiram bisa sambil memeriksa tanaman, jika dijumpai hama segera ambil dan matikan, bisa dipencet seperti yang kami lakukan, kalo hamanya ulat, atau belalang ambil trus dikasih ke ikan, ikan pasti senang banget. 

Panen
Setelah umur 1,5 bulan sawi bisa di panen, jangan lebih dari 2 bulan, karena ketika dimasak dan dimakan sudah agak keras. Kami biasa memanen hanya mengandalkan penglihatan, kira-kira sudah besar langsung kita petik. Sawi yang umurnya kurang dari 1,5 bulan biasanya masih "krenyes-krenyes" , lebih enak dan seger. 

Banyak yang bolong dimakan hama.

Siap dipanen

Masih muda

Panen
Nah... sekian dulu ya... selamat menanam....

51 comments:

  1. mas leh tanya ap tuh cocopit? trus bisa jelasin lebih detail cara membuat media tanah yg baik untuk menanam cabe n sayur sawi di polybag atau pot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih...
      Sebenarnya cocopeat bukan cocopit he... maaf salah tulis..
      Cocopeat sebenarnya sabut kelapa yang diolah menjadi bentuk serbuk.
      Dari pengalaman selama ini, komposisi yang kami gunakan berupa pupuk kompos, arang sekam padi dan cocopeat dengan perbandingan 1:1:1, dan hasilnya lumayan bagus untuk sayuran yang kami tanam di pot/polibag seperti, sawi, slada, loncang, sledri, dll.
      Tapi selain faktor media tanam, cacing tanah juga dimasukkan di dalam pot/polibag dan kami selalu menyiram menggunakan air kolam.
      Untuk cabe kami belum mencoba di pot/polibag, karena keterbatasan ruang, jadi lebih memilih sayuran daun yang hampir setiap hari keluarga kami butuhkan.
      Untuk cabe kami memang selalu menanam, tapi hanya beberapa pohon tidak lebih dari 10 dan itu cukup untuk konsumsi keluarga setiap hari.
      Cabe kami tanam di tanah karena hasilnya mungkin jauh lebih baik, untuk menanam di polibag/pot mungkin membutuhkan ukuran yang jauh lebih besar supaya bisa maksimal.
      Itu pengalaman yang kami lakukan selama ini..
      Maaf Mas/Mbak bila penjelasan kurang memuaskan...
      Terimakasih..

      Delete
  2. wah keren ya..saya sudah mencoba menanam sawi pakei kotoran kambing campur tanah
    sekarang 3 mingguan sebesar yang ada di besek itu...itu nanti tumbuh gede berapa lama yaaa...kok kayanya ga gede-gede
    perlu ditambah pupuk lagi ga. Nanti mau saya coba tambah cacing.

    mau nanya cabe. dari di benihkan sampai bisa berbuah berapa lama??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih...
      Wah bagus Mas/Mbak sudah menanam, untuk tumbuh gede kira kira umur 1,5 sampai 2 bulan dan itu sudah bisa dikonsumsi dan masih "krenyes-krenyes" enak, kalo lebih dari itu dan sudah berbunga rasa kurang enak dan cenderung alot.
      Kalo sudah segede yang di besek, harus dipindah di pot atau polibag, untuk satu pot/polibag bisa ditanam 2 atau 3. Kalo punya lahan nganggur bisa dibuatkan bedengan, itu akan lebih bagus lagi.
      Kalo tidak dipindah tentu tidak bisa besar-besar, karena akan saling berebut nutrisi.
      Untuk cabe, kepastian umur mulai berbuah saya kurang tahu pasti, tapi kemungkinan umur 1-2 bulan sudah bisa berbuah.
      Itu jawaban dari pengalaman saya, yang penting kita selalu mencoba he...
      Terimakasih

      Delete
  3. mas slemannya mana? main boleh? soalnya saya di wotgaleh. kmrn nyoba aquaponik blm berhasil :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Slamat malam, boleh donk Mbak... monggo... Saya di Dusun Tegalasem, RT 02 RW 032 Sardonoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta.

      Delete
  4. mas, mau tanya saya punya semaian sawi tapi karena awalnya kurang ngerti, saya menebar benihnya terlalu banyak hingga dalam 1 pot penuh dengan benih sawi.... setelah 2 minggu kok belum besar2,,,, mohon sarannya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat siang Mas Zainul..
      Dua minggu memang belum besar Mas, tapi sudah waktunya untuk dipindah dan memang harus dipindah dan dipisah kalo masih dalam 1 pot pertumbuhan akan sangat kurang baik.. Saran saya, coba disediakan lahan/pot/polibag, kemudian dipindah, 1 pot/polibag bisa 2 atau lebih kalok pot-nya besar. Jangan lupa pupuk komposnya ya... pasti nanti cepat besar, 1,5 - 2 bulan sudah bisa dipanen. Supaya tidak mati, proses pemindahan sore hari ya biar tidak layu dan kering.. Selamat Bercocok tanam Mas Zainul.
      Terimakasih Mas...

      Delete
  5. Mas saya mungkin termasuk tertinggal. Baru mau nanam sawi. Hehe.. benih sawi saya dapat dari pembuahan sawi dari pasar yang saya tancabkan di tanah. Ternyata tumbuh dan berbunga. Hasilnya biji yang sudah saya keringkan saya tanam di besek. Sekarang baru 3 hari sudah tumbuh daun pertama. Saya mau nanya. Apakah nantinya berhasil? Apakah benih sawii dari pasar bisa tumbuh maksimal? Apakaa h kualitasnya bagus? Makasih ya mas sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih dan Salam Kenal Neng Sri...
      Nggak ada kamus "ketinggalan" dalam hal tanam menanam Mbak hehe... hal yang sama pernah saya alami saat mencari bibit bayam merah, dan terbaru bibit kemangi.. saya dapatkan juga dengan cara yang sama beli di warung sampai rumah tancap di tanah tumbuh dan berbunga...bahkan bayam merah bibit dari pertama 2 tahunan yang lalu sampai turun temurun tetap masih bagus...Semua tergantung dari kita merawatnya...
      kalo kita rawat seadanya hasilnya pasti kurang bagus juga... tapi kalo kondisi ideal kita penuhi seperti pupuk kandang, penyiraman, cahaya yang cukup pasti akan tumbuh subur bahkan lebih subur dari induknya...

      Mungkin itu jawaban dari pengalaman saya Mbak..

      Terimakasih....

      Delete
    2. Wah fast respon..
      Makasi mas penjelasannya. Maklum saya newbie.. sawi saya baru usia 5 hari.. masih panjang perjalanan hehe.. nanti saya boleh nanya-nanya lagi ya mas.. sekali lagi makasih.. salam kenal.

      Delete
    3. Kebetulan mungkin Mbak...he...
      Semoga tumbuh subur, yang penting telaten dan dinikmati perkembangannya...
      Silahkan Mbak dengan senang hati... saya jawab sesuai pengalaman yang saya miliki he...he....
      Salam kenal juga Mbak Neng Sri... Mari terus menanam Mbak...
      Terimakasih...

      Delete
  6. Salam Mas. Nanang,

    Saya sdh hampir 3 bln terakhir mencoba menanam sawi tp selalu gagal & gak ada yg tumbuh satupun.
    Pertama dg 10 gelas bekas aqua, per gelas sy beri 5 biji hasil gagal
    Kedua dg 2 pot bunga, per pot sy beri 20 biji hasil gagal
    Ketiga sy buat bedeng ditanah langsung ukuran 1 x 1/2m2 sy beri skitar 3 sendok biji sawi hasilnya juga gagal.
    Media tanam sy beli kompos yg sdh jadi di toko bunga, biji sdh direndam air, penyiraman jg sdh rutin.
    Kira-kira apa masalahnya Mas.
    Suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Mas Eni Ngadiyanto...
      Wah kok gagal terus... Melihat usahanya yang sudah bagus sepertinya ada yang salah dari bijinya, itu yang dicoba biji dari sumber yang sama Mas... Kalo iya coba dicek apakah bijinya sudah kadaluarsa, dikemasan ada tanggalnya Mas... kalo sudah expired kemungkinan tumbuh akan sangat kecil sekali bahkan tidak bisa tumbuh...
      Coba dicek ya Mas...

      Terimakasih...

      Delete
    2. Saya...ini mbak lho...bukan mas - mas..he he he
      waktu itu saya beli bibit via online shoping per/bungkus seribu rupiah kalo sawi isinya 100biji (tdk ada expirednya)
      saya beli jg bibit sayur lainya sekitar 15 macam, beberapa sdh bisa disayur sprti kangkung, bayam merah, kacang pjg, cabe, oyong, seledri dan daun bawang.
      Hanya sawi yg tidak tumbuh satupun...
      Baiklah Mas, sy akan coba dengan bibit yg baru..semoga kali ini berhasil.

      Terimakasih infonya.

      Delete
    3. Saya tadi juga sempat ragu mau mas atau mbak he...maaf ya..
      Kalo yang dibeli 15 macam dan yang lain bisa berhasil, saya yakin tidak ada yang salah dengan cara Mbak Eni menanam.. jadi kemungkinan besar memang benihnya yang sudah expired..
      Saya juga punya pengalaman untuk itu Mbak, saya diberi tetangga benih beberapa sayuran dari Malays**, dan itu katanya benih lama meskipun masih terbungkus rapat, setelah saya sebar sedikit, tidak tumbuh... coba lagi tidak tumbuh lagi... akhirnya semua saya sebar dan tidak tumbuh juga...
      Pengalaman kedua saya beli benih biji buncis, setelah saya tanam tumbuh bagus dan berhasil berbuah banyak, tapi karena isinya banyak jadi sisanya saya simpan, setelah melewati waktu yang lama dan melewati masa expired, semua benih sama sekali tidak tumbuh...
      dari pengalaman itu setiap saya membeli benih saya akan lihat tanggalnya.. kalo sudah hampir expired tidak saya beli kadang banyak penjual yang nakal jadi kita yang harus lebih teliti..hehe..
      Itu sepenggal pengalaman saya Mbak soal expired hehe...

      Terimakasih... Salam Hijau Mbak Eni..

      Delete
  7. Masmau tanya nih...klo sdh panen gmn caranya kita ambil benihnya biar bisa buat ditanam lagi. awalnya saya beli benihnya, masak mau tanam lagi hrs beli lagi, kan lbh baik ambil dr benihnya dr sawi yg kita panen.
    Trimakasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih..
      Dulu masa kecil pernah melakukan hal tersebut, tapi sekarang jarang saya lakukan, Kalo memang mau diambil benihnya bisa dipersiapkan sejak awal beberapa pohon, jadi tidak usah dipetik daunnya/ dipanen biarkan sampai menua, nanti akan berbunga dan berbuah biarkan buahnya sampai tua di pohon. Tapi tanaman harus dijaga kesuburannya, biar kualitas benih juga baik.
      Mungkin itu sedikit pengalaman dari saya.

      Terimakasih.

      Delete
  8. Mas saya mau tanya,
    Sawi bakso yang saya tanam di polibag diameter 15cm, kenapa akar pertama yg muncul dari bibit tumbuhnya selalu rebah dulu alias sejajar dgn tanah? Kemudian ketika membesar baru mulai tegak ke atas dan mulai bercabang batangnya. Apa mungkin varietasnya atau ada unsur hara yang kurang? Sehingga menurut saya tumbuhnya tidak optimal walaupun bisa besar juga.
    Begitu juga dengan benih sawi lainnya dan selada.
    Saya memakai media instan yg sy beli di toko tanaman hias, campur dgn sekam bakar dan pupuk kompos.

    Maklum saya baru belajar he..he... mohon bimbingannya.
    Trims atas postingan dan sharingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih Mas Heris Malik.

      Jika hampir semua seperti itu dan cara penyemaiannya sudah tepat, kemungkinan besar hal itu akibat kurangnya sinar pagi Mas, tanaman ketika mulai tumbuh akan mencari sinar, coba diperhatikan lagi Mas ke mana arah tumbuhnya tanaman, adakah yang menghalangi benih dari datangnya sinar pagi. Saat mentari mulai terbit tanaman tersebut sudah mendapatkannya, maka akan cenderung tegak dan daun secra perlahan akan mulai hijau tua.

      Trimakasih kembali Mas.

      Delete
    2. Terimakasih atas jawabannya mas Nanang.
      Memang polibag saya beri tudung tembus cahaya kira2 45x45x40 cm. Cuma atasnya diberi acrylic saja dan sebagian
      dilapis paranet untuk membatasi intensitas cahaya matahari. Sedang sisi kiri, depan saya beri paranet juga.
      Untuk sisi kanan saya tutup sebagian dengan triplex untuk menahan angin yg kadang2 bertiup kencang waktu sore hari. Hanya sisi belakang dibiarkan terbuka untuk masuk/keluar polibag.
      Maklum mas saya tanamnya di atas atap ruko. he...he...

      Kalo cahaya matahari sih bagus, karena menghadap arah tenggara, agak ke timur. Cuma tantangannya penguapan agak tinggi dan tiupan angin itu tadi.
      Dulu sebelum pakai tudung pembibitan pakai gelas mineral, tapi bibit yg tumbuh agak condong ke arah cahaya matahari dan rebah juga batangnya. Kalo pakai tudung sepertinya agak tegak tumbuhnya, tapi rebah juga ketika membesar. Apa cahaya mataharinya sudah cukup atau perlu dibatasi?

      Terimakasih banyak sebelumnya Mas.

      Delete
    3. Sama-sama Mas Heris, saya juga hanya berdasarkan pengalaman.... memang agak sedikit susah untuk saya membayangkan, lah....di atap to Mas nanemnya hehe..
      Sebenarnya menurut saya tanaman seperti sawi gak pakai paranet gak papa, dan nanti warna sayuran cenderung lebih hijau tua, jadi saya kira soal cahaya malah gak perlu dibatasi.. yang perlu dibatasi saat penyemaian saja biar kelembapan terjaga dan biji cepat tumbuh..
      Perlu diperhatikan juga posisi matahari Mas untuk kita membandingkan dengan yang dulu, karena matahari akan selalu bergerak ke utara selatan dan sebaliknya dalam satu tahun, mungkin dulu bisa bagus kaena matahari tepat mengenai tanaman secara penuh, tapi ketika posisi di selatan/utara dan ada sedikit penghalang tentu akan berbeda pula..
      Jawaban saya belum tentu benar lo Mas, tapi saya yakin, Mas Heris nanti akan punya banyak pengalaman juga selama masih tekun menanam, dari situ Mas heris akan bisa menyimpulkan sendiri, karena lebih mengetahui lingkungan tempat Mas Heris menanam.

      Trimakasih..

      Delete
  9. Saya menanam pakcoy dak tau itu orang biangnya tulisanya mungkinsalah hehe..sejenis sawi..saya tanam di media aqua ukuran 1,5 liter ada 4 lubang yang saya kasih bibit..sudah 1 bulan tidak besar2 masih saja kecil...kedua saya nanam kangkung dari awal sampai 1 bulan ini masih saja 5 CM saya menanamnya di media aqua gelas...kira2 itu salah yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih Mas Achmad

      Memang jenis sawi ada banyak Mas, demikian juga tanaman lain... Usia 1 bulan memang belum begitu besar Mas, tapi jika media pupuk kandangnya/komposnya cukup mungkin akan bisa besar, tapi kemungkinan tidak bisa sebesar jika kita menanm di tanah, karena di tanah kemungkinan akar akan menjangkau daerah yang lebih luas.
      Salah itu tidak juga Mas, hanya saja dengan menanam di wadah terbatas untuk mendaptkan hasil yang sesuai harapan akan jauh lebih sulit, kalo untuk konsumsi pribadi ndak papa Mas, yang penting bebas pestisida.

      Trimakasih..

      Delete
  10. sy menanam sawi pokcoy sdh 2 minggu batangnya sangat panjang daunnya masih dua tapi kenapa banyak yg patah dan roboh batangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan besar kurang sinar matahari, jadi pertumbuhan jadi langsing kurang kokoh, coba pilih lokasi yang banyak sinar matahari.

      Trimakasih.

      Delete
  11. trima kasih jawabannya. mau tanya lagi klu utk mengatasi hama pengerek batang pd jambu jamaika gimana ya sdh ay kasih insektisida tapi kok masih mengeluarkan cairan pd batangnya. trima kaaih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama -sama..
      Untuk masalah hama pengerek, jujur saya kurang begitu paham, jadi mohon maaf saya tidak bisa memberikan jawaban..

      Trimakasih

      Delete
  12. Terima Kasih sangat bermanfaat untuk saya coba di rumah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, semoga hidup ini menjadi lebih baik...

      Delete
  13. Kenapa sawi hijau/ caisim yg sudah saya pindahkan ke polibag daunnya tumbuh keriting dan agak kuning? apakah kira2 yg salah pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari pengalaman, menguning akibat kekurangan nutrisi, dan akibat kekurangan nutrisi biasanya akan mudah terserang penyakit.. Yang mungkin harus ditelusuri tentu bagaimana media untuk menanam, Jika menggunakan pupuk kandang seperti saya, biasanya setelah media masuk pot/polibag, akan saya biarkan dulu agak lama mungkin 2 mingguan, tapi tetap disiram, jadi pupuknya benar-benar sudah 'jadi'.. setelah itu baru bisa ditanami..
      Dan mungkin satu lagi, di dalam pot yang saya tanami sawi, saya selalu memasukkan cacing, sehingga media yang mengandung bakteri/jamur sebagai sumber bibit penyakit bila sudah dimakan cacing akan mati, (dari artikel yang saya baca). Karena saya menanam secara alami tanpa pestisida, mungkin itu yang bisa saya sampaikan Mbak... Maaf bila ada yang kurang.

      Terimakasih.

      Delete
  14. Mas, berapa ukuran(volume) minimal kolam ikan untuk aquaponik?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih Mas Riki

      Sebenarnya tidak ada ukuran yang pasti, karena dengan akuarium kecil pun selama ada pompa tetap bisa, tentu jumlah tanaman menyesuaikan, jadi semua menyesuikan kondisi Mas.

      rimakasih.

      Delete
  15. sawi sy knp kog batang bawahnya bs busuk ya mas??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bisa jamur, penyakit atau kondisi tanahnya yang terlalu banyak air, musim hujan seperti ini memang rawan.

      Delete
  16. Boleh minta nmr kontaknya pak? Ada rencana pingin belejar langsung ketmpt bpk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa Mbak... kalo boleh saya minta email, nanti saya kirim via email.

      Trimakasih.

      Delete
    2. Ini email saya anafika@gmail.com dan saya bukan mbak.. Tapi pak.. Hehehe.. Salam kenal..

      Delete
    3. He.. maaf ya Pak.. salam kenal juga, segera saya kirim nomernya...

      Trimakasih

      Delete
  17. Pak saya mau nanya, saya menanam caisim. Setelah di pindahkan ke pot, batang caisimnya berubah menjadi warna ungu dan sudah lebih seminggu pemindahan, daunya masih kecil. Media tanam saya tanah beli di orang yg jual bunga2. Mohon jawabannya pak? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo warna ungu dibatang kemungkinan itu jenis caisimnya, kebetulan saya juga pernah mengalami.
      Kalo masih seminggu pemindahan memang belum terlihat besar,karena mungkin masih tahap penyesuaian terhadap lingkungan. Jika melakukan pemindahan, alangkah baiknya berikut tanah yang menempel diakar, kemungkinan lebih stabil, tapi kalo dicabut hanya menyisakan akar, dari pengalaman akan lebih lama.
      Untuk media tanam, mungkin lain waktu beli media tanamnya terpisah, kita sendiri yang mencampurnya, jadi tahu betul perbandingannya.
      Trimakasih.

      Delete
    2. Iya pak terima kasih untuk sarannyaa. Ohya pak bagaimana kalo caisimnya di tanam di polybag yg langung terpapar sinar matahari dan kena hujan tetapi di atasnya di tutupi dgn paranet?

      Delete
    3. Gak papa Mas di polibag, yang penting jangan polibag yang terlalu kecil. Untuk paranet alagkah baiknya jangan, karena sinar yang masuk jadi lebih sedikit, bisa jadi nanti tanamannya jangkung-jangkung... atap palstik uv mungkin lebih baik.

      Trimakasih

      Delete
  18. Pak mau nanya... saya menanam caisim di rumah, jika saya lihat di foto bpk yg sdh dpindahkan ke polibag 2 daun yg pertama muncul masih ada(warna hijau). Nah pak pas saya menanam 2 hari pindah tanam saja 2 daun awal itu sudah bewarna kuning. Adakaah kesalahan yg saya lakukan pak? Mohon sarannya
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf baru balas...
      Dalam pemindahan alangkah baiknya dilakukan sore hari di atas jam 3, selain itu perlu hati2 agar akar tidak banyak yang putus. Tapi kalo daun kok jadi kuning dalam dua hari pindah kok rasanya agak aneh, apakah media tanamnya dikasih pupuk kandang yang belum jadi..?

      Trimakasih

      Delete
  19. Blognya sangat bermanfaat mas. Kebetulan baru bulan ini sya mencoba utk bercocok tanam di dalam polybag. Sya ad nanam kacang panjang, sawi, cabe rawit, seledri, dan tomat. Semuanya dari biji yg sya beli di toko pertanian, hanya cabe rawit aja yg sya ambil dari cabe rawit didapur hehehe.. Tapi alhamdulillah pada mulai tumbuh semua, kecuali tomat dan seledri. Ga tau kenapa susah benar tumbuhnya. Yg lain pd tumbuh, dan sekarang umurnya mungkin udh hampir 2 mingguan. Kira2 kenapa ya tomat dan seledri sya ga tumbuh2 mas? Apa sya salah nanam? Kemaren sya ada dikasi tanaman tomat yg udh tumbuh dlm polybag. Udah cukup tinggi dan daunny jg udah banyak. Terus sya letakkan tanaman tomat trsebut diteras rumah. Beberapa hari kemudian tiba2 daunnya semua bintik2 kuning tapi daunny ga layu. Apa karena terlalu banyak kena sinar matahari siang yg terik ya?? Oya, maaf ya mas ceritanya jadi panjang hehe.. Salam kenal dari sya Firdha Mayasari di Pontianak, Kalbar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat pagi, salam kenal dan trimakasih Mbak/Bu Firdha berkenan mampir.
      Untuk tomat seharusnya tidak lama seperti cabe, kalo ternyata tidak tumbuh tumbuh kemungkinan bijinya yang sudah tidak baik, kalo dalam kemasan kadang ada expired. Nah untuk seledri dari pengalaman, memang cenderung lebih lama, makanya banyak yang males nyemai dari biji, tapi kalo terlalu lama sampai 2 mingguan belum tumbuh juga mungkin bisa karena bijinya yang sudah tidak baik.
      Kalo tanaman tomat justru akan lebih baik diletakkan ditempat yang panas, karena butuh sinar yang lebih banyak. Kalo tidak lihat secara langsung memang susah untuk mengetahui penyebabnya, tapi terkadang menanam di polibag apalgi tidak terlalu besar jika kebutuhan pupuk tidak terlalu banyak akan mudah terserang penyakit, dan kadang pertumbuhannya kurang maksimal, karena perakaran juga terbatas.

      Semoga tanamannya bisa subur-subur mbak, lumayan lo kalo bisa panen sendiri, usahakan pake pupuk organik mbak dan tanpa kimia biar sehat..

      Trimakasih



      Delete